Sat. May 21st, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Komandan Angkatan Laut Jerman Mundur Usai Dianggap Dukung Rusia

2 min read

Berlin: Komandan Angkatan Laut Jerman Kay-Achim Schoenbach mengundurkan diri usai mengeluarkan sejumlah pernyataan yang dianggap mendukung Rusia terkait ketegangan di perbatasan Ukraina. Ia juga sempat membuat pernyataan yang menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin layak mendapat penghormatan.

Pernyataan yang disampaikan dalam sebuah acara di India itu memicu insiden diplomatik.

Ukraina telah memanggil duta besar Jerman di Kiev pada Sabtu, 22 Januari 2022, untuk memprotes pernyataan Inspektur Angkatan Laut Jerman Schoenbach, yang juga mengatakan bahwa Krimea tidak akan pernah bisa kembali ke Ukraina usai dianeksasi Rusia pada 2014.

“Posisi saya semakin terbebani oleh komentar-komentar keliru seputar kebijakan keamanan dan kebijakan yang saya sampaikan di India,” tutur Schoenbach dalam sebuah pernyataan yang dirilis Angkatan Laut Jerman, dikutip dari laman Miami Herald.

Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht telah menerima pengunduran diri Schoenbach.

Komentar-komentar kontroversial Schoenbach disampaikan di sebuah organisasi think-tank di New Delhi, India. Pernyataannya membuat situasi menjadi canggung, di saat Amerika Serikat dan Eropa sedang menekan Rusia agar tidak menginvasi Ukraina. Kekhawatiran invasi didasarkan pada penumpukan pasukan Rusia dekat perbatasan tetangganya.

Rangkaian pertemuan diplomatik untuk menurunkan ketegangan isu Ukraina telah berakhir tanpa terobosan pekan ini. Namun dialog akan terus berlanjut, dan jajaran ajudan Ukraina, Rusia, Jerman dan Prancis dijadwalkan bertemu di Paris pada Rabu mendatang.

Dalam sebuah video, Schoenbach menyiratkan bahwa tujuan utama Putin dalam ketegangan saat ini adalah menekankan kepada komunitas global bahwa Rusia adalah sebuah kekuatan besar di dunia.

“Merupakan hal mudah untuk memberi rasa hormat yang selama ini ia minta, dan mungkin layak ia dapatkan,” sebut Schoenbach, merujuk pada Putin.

Mengenai permintaan Rusia yang tidak ingin Ukraina masuk menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Schoenbach cenderung mendukungnya. “Apakah menjadikan mereka (Ukraina) sebagai anggota (NATO) adalah langkah pintar? Tidak, saya rasa tidak,” ungkapnya.

Usai pernyataan kontroversial tersebut, Kemenhan Jerman bergegas mengeluarkan klarifikasi. “Pernyataan Schoenbach tidak merefleksikan kata-kata maupun konten dari posisi Kementerian Pertahanan Jerman,” tegas juru bicara kementerian.

Baca juga !