Wed. Dec 1st, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Shiba Inu Cetak Rekor, Lebih Kencang dari Dogecoin

2 min read

Harga aset kripto Shiba Inu (SHIB) mencetak rekor tertinggi mencapai US$0,0000455 per koin pada Minggu (24/10). Harga kripto saingan Dogecoin (DOGE) itu meningkat hampir 50 persen dalam 24 jam terakhir.
Bersamaan dengan kenaikan harga tersebut, volume penjualan ikut terkerek mencapai 11,11 miliar pada hari yang sama. Begitu pula dengan nilai kapitalisasi pasar yang sempat tembus US$16,21 miliar.

Melansir coindesk.com, rekor harga Shiba Inu sebelumnya berada di kisaran US$0,0000388 per koin pada Mei 2021. Harganya kemudian naik secara perlahan dari waktu ke waktu berkat meningkatknya jumlah pembelian oleh investor.
AdvertisementBy Fork MediaVIBE

Dilansir dari Bloomberg, penggemar meminta platform perdagangan kripto besar AS Robinhood untuk memperdagangkan Shiba Inu. Petisi permintaan tersebut sudah ditandatangani hampir 300 ribu orang secara virtual. Sepanjang tahun, aset kripto meme itu sudah melonjak 40 juta persen.

Sementara pesaingnya, DOGE, hanya naik 27 persen di kisaran US$0,35 per koin pada Minggu lalu. Rekor harga DOGE sendiri ada di kisaran US$0,73 per koin pada Mei 2021.

Sementara itu, melansir coinmarketcap.com pada Senin (25/10) ini, harga Shiba Inu sudah turun lagi ke kisaran U$0,00003802 per koin. Harganya naik 11,74 persen secara harian.

Begitu juga dengan nilai kapitalisasi pasarnya sekitar US$15,1 miliar. Hal yang sama terjadi pada DOGE, di mana harganya turun ke US$0,2738 per koin pada pagi ini.

Mayoritas mata uang kripto lain terpantau bergerak melemah. Bitcoin (BTC) melemah 0,75 persen ke US$60.898 per koin.

Hal yang sama terjadi pada Ethereum (ETH) yang anjlok 2,04 persen ke US$4.086 per koin. XRP juga demikian, merosot 0,74 persen ke US$1,09 per koin.

Sebagai informasi, di Indonesia, aset kripto masih dilarang sebagai alat bayar.

Saat ini, aset kripto diregulasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti No 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

Namun, kripto menjadi komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.