Sun. May 29th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

12 Tentara Garda Nasional Ditarik dari Pengamanan Pelantikan Joe Biden

2 min read

Washington –

Dua belas tentara Garda Nasional Amerika Serikat ditarik dari tugas pengamanan pelantikan Presiden terpilih Joe Biden setelah diperiksa oleh Biro Investigasi Federal (FBI). Di antara mereka termasuk dua orang yang membuat pernyataan ekstremis dalam postingan tentang acara tersebut, kata pejabat Pentagon pada Selasa (19/1/2021) waktu setempat.

Melansir dari Channel News Asia, Rabu (20/1/2021), kepala Biro Garda Nasional, Jenderal Angkatan Darat Daniel Hokanson mengatakan bahwa dua personel Garda Nasional kedapatan memiliki keterkaitan dengan kelompok milisi ekstrem kanan dan juga mengunggah pandangan ekstremis di media sosial.

Sepuluh anggota lainnya ditarik karena potensi masalah lainnya, yang mungkin melibatkan perilaku kriminal sebelumnya atau aktivitas lain, tetapi tidak terkait langsung dengan acara pelantikan Biden.

“Kami, karena sangat berhati-hati, mengambil tindakan dan segera mengeluarkan mereka dari tugas di Capitol,” kata juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman.

Pencopotan mereka dari penjagaan keamanan besar-besaran di ibu kota negara itu terjadi saat FBI memeriksa 25.000 pasukan Garda Nasional yang dikerahkan untuk mengamankan pelantikan Biden pada hari Rabu (20/1/2021) siang waktu setempat.”Sebagian besar informasi yang didapat tidak terkait dengan peristiwa yang terjadi di Capitol atau dengan kekhawatiran banyak orang terkait ekstremisme. Ini adalah upaya pemeriksaan yang mengidentifikasi perilaku yang meragukan di masa lalu atau potensi kaitan apa pun dengan perilaku yang meragukan, tidak hanya terkait dengan ekstremisme,” kata Hoffman.

FBI juga mencari tahu apakah ada anggota militer yang terlibat dalam kerusuhan 6 Januari di Capitol AS oleh para pendukung Presiden Donald Trump.

Dinas Rahasia AS (Secret Service) memperketat keamanan di dalam dan di sekitar gedung Capitol lebih awal dibanding rencana sebelumnya. Pusat-pusat kota diisolasi dan jalan-jalan diblokir, pagar tinggi dipasang dan puluhan ribu pasukan dan petugas penegak hukum ditempatkan di sekitar Capitol.Kerusuhan di gedung Capitol itu mendorong pengetatan langkah-langkah keamanan menjelang pelantikan Biden. Sebelumnya, kebakaran di sebuah kamp tunawisma, kira-kira satu mil dari kompleks gedung Capitol, sempat memicu lockdown Washington, DC pada Senin (18/1/2021) selama gladi resik pelantikan.

Sebelumnya, pelaksana tugas Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Christopher Miller, mengatakan meminta FBI membantu memeriksa latar belakang lebih dari 25 ribu pasukan Garda Nasional, yang akan dikerahkan ke Washington D.C.

Langkah itu dilakukan demi mengantisipasi ancaman penyusup, menyusul kerusuhan di Capitol Hill.

Miller mengatakan sejauh ini intelijen AS tidak melihat ada indikasi ancaman orang dalam terhadap keamanan menjelang pelantikan Biden.

Baca juga !