Sat. Oct 1st, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Dear Guardiola, Kapan nih Juara Liga Champions Bersama City?

2 min read

London –

Gary Neville angkat topi buat Pep Guardiola. Tapi ia juga mengungkit belum mampunya Guardiola mempersembahkan trofi Liga Champions buat Manchester City.

Manchester City menghadapi Tottenham Hotspur pada laga final Carabao Cup alias Piala Liga Inggris di Wembley Stadium, Minggu (25/4/2021) malam WIB. Manchester City yang tampil dominan sepanjang 90 menit menang 1-0 lewat gol Aymeric Laporte di menit ke-82.

Ini merupakan trofi keempat beruntun Manchester City di ajang ini, sekaligus menyamai torehan delapan gelar Liverpool sebagai penguasa tunggal sebelumnya.

Bagi Pep Guardiola, tentu trofi tersebut menambah koleksinya. Kini, sudah sembilan trofi di kompetisi domestik diraihnya.

Rinciannya, Guardiola sudah mempersembahkan dua titel Premier League, empat Piala Liiga Inggris, satu Piala FA, dan dua kali memenangi Community Shield.

Musim ini, peluang meraih titel juara Premier League dan juara Liga Champions masih terbuka lebar.

LONDON, ENGLAND - APRIL 25: Pep Guardiola, Manager of Manchester City and his backroom staff celebrates with the trophy after winning the Carabao Cup after the Carabao Cup Final between Manchester City and Tottenham Hotspur at Wembley Stadium on April 25, 2021 in London, England. 8,000 fans are due to watch the game at Wembley, the most at an outdoor sporting event in the UK since the coronavirus pandemic started in March, 2020. Each team has been given an allocation of 2,000 with the remaining tickets split between local residents and NHS staff. (Photo by Clive Rose/Getty Images)Pep Guardiola (tengah) (Getty Images/Clive Rose)

Eks pemain Manchester United yang juga pundit sepakbola, Gary Neville memberikan pujian setinggi langit buat Pep Guardiola.

“Saya rasa, dia adalah manajer terbaik Manchester City sepanjang masa,” katanya seperti dilansir dari Sky Sports.

“Anda hanya perlu mengakui sepak bola Manchester City luar biasa. Mereka melakukan pencapaian luar biasa memenangkan trofi ini empat kali secara berurutan dan Guardiola sulit dikalahkan di partai final, 14 kemenangan dan satu kekalahan dalam 15 laga final yang dilaluinya sebagai pelatih,” lanjutnya.

“Anda lihat bagaimana dia menang di tiga negara berbeda. Dia selalu sukses dalam tiga sampai lima tahun dan itu adalah pencapaian besar. Tapi rasanya, tidak lengkap jika dia meninggalkan negara ini tanpa memenangkan Liga Champions.”Bagi Gary Neville, Pep Guardiola sudah sukses menaklukkan tanah Inggris lewat beragam koleksi trofi. Tapi masih ada satu yang mengganjal karena Man City belum bisa diantarnya menjuarai Liga Champions.