Fri. Oct 7th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Gencatan Senjata Adalah Jalan yang Kini Disepakati Hamas-Israel, Ini Maknanya

2 min read

Jakarta –

Gencatan senjata adalah jalan yang kini ditempuh oleh Israel dan Hamas Palestina untuk mengakhiri serangan dan gempuran yang terus terjadi selama kurang lebih 11 hari lamanya. Kesepakatan dilakukan dengan tawaran dari Mesir.

Diketahui pada Jumat (21/5), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengkonfirmasi gencatan senjata dengan Hamas yang menguasai Gaza. Netanyahu menerima usulan gencatan senjata yang ditawarkan Mesir.

“Dengan suara bulat menerima rekomendasi untuk menerima inisiatif Mesir untuk gencatan senjata … tanpa syarat,” ujar Netanyahu seperti dilansir dari AFP, Jumat (21/5/2021).

Lantas apa sebenarnya makna gencatan senjata yang kini dijalankan Hamas dan Israel? berikut ulasannya.


Melansir dari KBBI,
gencatan senjata adalah sebuah pengentikan tembak-menembak (terkait perang) untuk sementara waktu dimana kedua belah pihak sepakat menghentikan tindakan-tindakan agresif masing-masing.Istilah Gencatan Senjata

Sementara itu, dilansir dari ensiklopedia Brittanica, gencatan senjata adalah sebuah kesepakatan untuk penghentian permusuhan aktif antara dua atau lebih pihak yang berperang. Secara umum, baik istilah, ruang lingkup, hingg durasi gencatan senjata ditentukan oleh pihak yang mengadakan kesepakatan.

Disebutkan pula bahwa perjanjian gencatan senjata bisa menghentikan sebagian atau secara total semua bentuk permusuhan (serangan dan lain-lain). Meski gencatan senjata total terlihat sama secara de facto dengan berhentinya perang, di bawah hukum internasional keadaan perang masih terjadi dimana pihak yang bertentangan dan pihak netral masih memiliki hak dan kewajiban tertentu.

Dukungan dari Pemimpin Dunia

Sebelumnya para menteri luar negeri negara-negara Uni Eropa menyerukan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Hamas. Sementara Presiden AS Joe Biden juga mendukung dilakukannya gencatan senjata.

Sementara Prancis, yang selama beberapa hari telah menyerukan gencatan senjata segera, mengatakan bahwa pihaknya mendukung mediasi yang dipimpin oleh Mesir.Kanselir Jerman Angela Merkel dan Raja Yordania Abdullah II juga menyetujui inisiatif untuk gencatan senjata guna membuka jalan bagi dimulainya kembali negosiasi politik.

Sebagai mediator penting, Mesir mengirimkan dua delegasi keamanan untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata. Diketahui negara pimpinan Abdul Fattah as-Sisi ini dipilih menjadi penengah perundingan lantaran menjadi satu dari sedikit negara yang menjalin hubungan resmi dengan kedua belah pihak.

Delegasi akan dikirimkan ke Tel Aviv, Israel dan Palestina.

“Untuk memantau penerapan (gencatan senjata) dan prosedur menjaga kondisi stabil secara permanen,” sebut sumber diplomatik yang dikutip AFP tersebut.


Gencatan senjata adalah
 sebuah jalan yang kini disepakati Israel dan Hamas. Menurut Hamas, gencatan senjata akan berlaku mulai Jumat (21/5) pukul 02.00 waktu setempat, sementara Israel tidak mengumumkan kapan kesepakatan itu dimulai.Kapan Gencatan Senjata Mulai?

Seorang tokoh senior Hamas mengklaim kemenangan dalam konflik dengan Israel, menyusul tercapainya gencatan senjata. Hal ini disampaikannya pada hari Jumat (21/5) ini di depan ribuan orang di Gaza yang merayakan gencatan senjata.

“Ini adalah euforia kemenangan,” kata Khalil al-Hayya, anggota paling senior kedua dari biro politik Hamas di Jalur Gaza sambil berjanji untuk membangun kembali rumah-rumah yang hancur akibat serangan udara Israel.

Sejak 10 Mei lalu, otoritas kesehatan Palestina menyebut sedikitnya 232 orang tewas akibat gempuran Israel di Gaza. Sementara otoritas Israel menyebut 12 warganya tewas akibat rentetan serangan roket Hamas dari Gaza.

Baca juga !