Sun. Dec 4th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Pelatih Persikabo Geram, Anggap Gol Persik Kediri Tidak Sah

2 min read

 Pertandingan  Grup D Piala Presiden 2022 antara Persik Kediri dan Persikabo 1973, pada Minggu (12/6/2022) diwarnai momen kontroversial.

Persik Kediri berhasil menang 0-1 atas Persikabo 1973 pada laga Piala Presiden 2022 yang bergulir di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Namun, pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman, geram. Ia menganggap gol Persik Kediri yang dicetak Joanderson de Jesus Assis pada menit ke-49 tidak sah.

Proses terjadinya gol memang memicu perdebatan. Kronologi berawal dari skema serangan yang dilakukan Persikabo 1973.

Pemain sayap Persikabo, Ryan Kurnia, mencoba mengirim umpan tetapi si kulit bundar berhasil dihalau oleh pemain tim Macan Putih.

Bola yang bergulir liar kemudian membentur wasit sehingga arahnya berbelok tepat ke pemain Persik Kediri.

Pemain sempat terdiam sepersekian detik namun wasit Sance Lawita memberikan tanda bahwa bola masih bergulir.

Pemain Persik Kediri yang melihat sinyal play on dari wasit pun langsung melakukan serangan balik yang berhasil dieksekusi Joanderson De Jesus Assis menjadi gol setelah dapat bola dari Renan Silva.

Djadjang Nurdjaman pun tak terima dengan keputusan tersebut. Menurutnya, permainan seharusnya berhenti setelah bola membentur badan wasit.

Apalagi, penguasan bola menjadi berubah karena kontak dengan wasit.

Pelatih Persikabo 1973 musim 2022-2023, Djadjang Nurdjaman.

“Kami tidak mau mencari alasan tapi barangkali publik tahu sendiri regulasi yang ada,” ujar pelatih yang biasa disapa Djanur tersebut seusai laga.

“Ketika bola mengenai wasit seharusnya bola stop. Apalagi, saat itu bola sedang kita kuasai kemudian terkena wasit dan terjadi counter attack. Itu yang sangat disayangkan,”

“Jadi menurut kami gol itu tidak sah,” imbuhnya.

Djadjang Nurdjaman pun hanya bisa legawa dengan hasil ini.

Namun, ia meminta pihak terkait untuk memberikan perhatiannya. Menurutnya, beberapa kasus serupa sudah terjadi berulang kali namun wasit masih belum bisa mengambil keputusan tepat.

“Jadi saya kami menyayangkan ini, apakah wasit ini tahu regulasi, tahu aturan atau tidak,” keluh pelatih berlisensi AFCPro.

“Mungkin bisa jadi catatan untuk wasit-wasit kita. Tolonglah perbaiki sepak bola kita ini,” pungkasnya.

Baca juga !

1 min read