Wed. Nov 30th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Wih, Ada Nasi Shirataki di Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman

3 min read

Ketika menyantap masakan padang, tentu yang terlintas di kepala adalah porsi yang banyak dengan beragam menu beserta kuah dan sambal yang khas. Meski tak bisa dihitung secara pasti, tetapi Anda pasti tahu betapa banyaknya kalori yang terdapat pada seporsi nasi padang.

Itu sebabnya, bagi orang yang ingin menurunkan berat badan, rumah makan Padang akan sangat jarang dikunjungi. Ya, hal itu lantaran nasi menggunung yang jadi ciri khas makanan padang bisa membuat diet gagal total.

 

Tapi rumah makan padang yang satu ini berbeda, lho. Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman justru tak ragu mendekati mereka para pegiat diet, untuk menikmati makanan khas mereka.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)
Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Di sini, nasi putih biasa sebagai sumber karbohidrat diganti dengan makanan lain. Atau, bisa juga mengubah jenis nasi yang dikonsumsi menjadi nasi shirataki, salah satu jenis nasi yang tengah digandrungi para pegiat diet.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman yang baru saja melebarkan sayap bisnis dengan membuka cabang di Bintaro, Tangerang, memang hadir dengan pilihan baru lewat nasi sirataki. Walaupun sama-sama mengandung karbohidrat, nasi khas Jepang itu dinilai lebih rendah kalori, lho.

Dan kalau Anda kerap menganggap makanan diet itu tak enak, restoran ini akan membuktikan kalau Anda salah besar. Meski lebih rendah kalori dari nasi biasa, kedai Pak Ciman sukses mengolah shirataki menjadi nasi lembut yang klop dengan menu khas masakan padang, mulai dari kepala ikan kakap, aneka sayur tumis, ayam bakar, dan sambal hijau yang tak mungkin ketinggalan.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)
Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Di antara sekian banyak pilihan menu masakan padang, salah satu menu yang jadi andalan di Kedai Pak Ciman adalah telur dadar. Tapi selain itu, Anda juga bisa memilih menu paket yang ditawarkan mulai dari harga Rp 80 ribu. Menu ini sudah lengkap, terdiri dari nasi, 3 sampai 4 lauk, minuman, dan juga camilan.

Menu paket itu cocok bagi Anda yang ingin menggelar acara bersama keluarga, karena harga yang dibanderol sudah termasuk dengan ruangan VIP dan pelayanan selama acara. Karena itu pula, interior Kedai Pak Ciman di Bintaro itu sengaja dibuat simpel dan khas rumahan.

“Kita menarget keluarga, karena memang daerah Bintaro ini banyak perumahan. Jadi ini sangat cocok untuk tempat makan bersama keluarga,” kata Kepala cabang Kedai Pak Ciman Bintaro, Tangerang, Ivan Fadhillah, ditemui saat launching beberapa waktu lalu.Tak terlalu suka dengan shirataki? Tenang, masih ada pilihan jenis nasi lainnya, kok. Yaitu, nasi merah. Sehingga tak ada alasan untuk tidak mengontrol kalori yang masuk.

Inovasi baru lewat hidangan shirataki itu sejalan dengan jargon yang diusung, yaitu ‘Healthy Inside, Healthy Outside’. Bahkan dalam pembukaan cabangnya kali ini, Kedai Pak Ciman turut menggandeng Klinik Rayendra Dermathology & Aesthetic.

Pemilik Klinik Rayendra Dermathology & Aesthetic dr. Raendi Rayendra. Sp.KK., mengatakan bahwa makanan memang salah satu penyebab dari munculnya masalah kulit. Bahkan dari pemilihan nasi juga sangat menentukan jumlah kalori yang akan di dapat tubuh.

“Nasi dan shirataki sangat berbeda sekali. Nasi mengandung kalori tinggi sekali, bisa seperempatnya (total kalori dalam piring). Kalau shirataki hanya 130 (kalori), sedangkan nasi biasanya bisa sampai 160,” jelasnya.

Demikian pula dengan kandungan energi gula, dokter Raendi menyebutkan, pada shirataki jumlahnya di bawah 100. Sementara nasi biasa bisa berkali lipat hingga di atas 100. Kandungan gula berlebih itu yang sebenarnya bisa merangsang masalah kulit seperti jerawat.

“Dalam masakan padang itu kan ada segala macam. Kita tahu minyak atau lemak dikatakan bisa sebabkan jerawat. Tapi itu tidak secara langsung mekanisnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa justru gula dan produk susu yang lebih berisiko menyebabkan munculnya masalah jerawat pada kulit. Gula mampu meningkatkan hormon endorgen, sejenis hormon laki-laki, yang secara langsung bisa menyebabkan produksi minyak di kulit. Minyak yang bertumpuk dan tersumbatnya kotoran di kulit itulah yang menyebabkan munculnya jerawat.

Baca juga !